Senin, 24 Maret 2014

softskill bahasa indonesia 2



1) A. Silogisme kategorial :

Pengertiannya : Silogisme kategorial adalah silogisme yang semua proposisinya merupakan kategorial. Proposisi yang mendukung silogisme disebut dengan premis yang kemudian dapat dibedakan menjadi premis mayor (premis yang termnya menjadi predikat), dan premis minor ( premis yang termnya menjadi subjek). Yang menghubungkan di antara kedua premis tersebut adalah term penengah (middle term).

Contohnya :
Semua tumbuhan membutuhkan air. (Premis Mayor)
Akasia adalah tumbuhan (premis minor).
Akasia membutuhkan air (Konklusi) .
Semua makhluk hidup membutuhkan makan
Hewan adalah makhluk hidup
Hewan membutuhkan makan

Semua siswa sma mengenakan seragam
Tito siswa sma
Tito mengenakan seragam

Semua hewan buas tinggal dihutan
Singa adalah hewan buas
Singa tinggal dihutan

- Silogisme hipotetis :

Silogisme Hipotesis adalah jenis silogisme yang terdiri atas premis mayor yang bersifat hipotesis ,dan premis minornya bersifat katagorial . Silogisme Hipotesis ini dapat dibedakan menjadi 4 macam , yaiu :
Silogisme hipotesis yang premis minornya mengakui bagian antecedent.
Contoh :
Jika hari ini cerah , saya akan ke rumah kakek ( premis mayor )
Hari ini cerah ( premis minor )
Maka saya akan kerumah kakek ( kesimpulan ).
Silogisme hipotesis yang premis minornya mengakui bagian konsekuen
Contoh :
Jika hutan banyak yang gundul , maka akan terjadi global warming ( premis mayor )
Sekarang terjadi global warming ( premis minor )
Maka hutan banyak yang gundul ( kesimpulan ).
Silogisme hipotesis yang premis minornya mengingkari antecedent
Contoh :
Jika pembuatan karya tulis ilmiah belum di persiapkan dari sekarang, maka hasil tidak
akan maksimal
pembuatan karya ilmiah telah di persiapkan
maka hasil akan maksimal
Silogisme hipotesis yang premis minornya mengingkari konsekuen
Contoh :
Bila presiden Mubarak tidak turun , Para demonstran akan turun ke jalan
Para demonstran akan turun ke jalan
Jadi presiden Mubarak tidak turun.

- Silogisme alternatif :

Silogisme alternatif adalah silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif. Proposisi alternatif yaitu bila premis minornya membenarkan salah satu alternatifnya. Kesimpulannya akan menolak alternatif yang lain.
Contoh:
Nenek Sumi berada di Bandung atau Bogor.
Nenek Sumi berada di Bandung.
Jadi, Nenek Sumi tidak berada di Bogor.
B.  Entimem :

Silogisme ini jarang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam tulisan maupun lisan. Yang dikemukakan hanya premis minor dan kesimpulan. Contoh entimen:
  • Dia menerima hadiah pertama karena dia telah menang dalam sayembara itu.
  • Anda telah memenangkan sayembara ini, karena itu Anda berhak menerima hadiahnya.

2) Contoh dan Pengertian “Generalisasi, Analogi,Sebab-Akibat”.

Ini ane dpet waktu belajar bahasa Indonesia di skolah, yah ane cma mw berbagi gan. Moga aja bermanfaat,klo ada yg slah mhon maaf ya gan.

A. =>Pengertian “ Generalisasi”.

Generalisasi adalah proses penalaran yang bertolak dari sejumlah fakta atau gejala khusus yang di amati, lalu ditarik kesimpulan umum tentang sebagian atau seluruh gejalanya yang di amati itu.

contohnya :

Nidji adalah band yang terkenal di Indonesia, Wali merupakan band yang memiliki banyak fans dan terkenal di Indonesia. Zivilia adalah salah satu band pendatang yang terkenal di seluruh pelosok Indonesia dengan jenis music melayu.Di Indonesia banyak band yang terkenal.

Jenis Jenis Generalisasi Berdasarkan Bentuknya

1.      Loncatan Induktif

Paragraf Generalisasi yang bentuknya loncatan induktif tetap bertolak dari beberapa fakta namun fakta yang ada belum bisa mencerminkan seluruh fenomena yang terjadi. Tapi fakta itu dianggap mewakili sebuah persoalan. Generalisasi jenis ini sangatlah lemah karena dasar faktanya belum bisa mencerminkan seluruh fenomena.

1.      Tanpa Loncatan Induktif

Berbeda dengan Loncatan Induktif yang langsung menarik kesimpulan walaupun fakta yang ada belum bisa mencerminkan fenomena secara keseluruhan, Paragraf Generalisasi yang berbentuk Tanpa Loncatan Induktif 

memberikan cukup banyak fakta dan lengkap sehingga bisa mewakili keseluruhan.

Paragraf ini sangat baik karena kebenarannya dapat dipercaya karena menggunakan fakta yang lengkap.



B. =>Pengertian “ Analogi”

Analogi adalah membandingkan dua hal yang memiliki sifat sama.Cara ini berdasarkan pada sebuah asumsi bahwa jika sudah ada persamaan dalam berbagai segi,maka aka nada persamaan pula dalam bidang yang lain.

Contoh paragraph Analogi:

Deo adalah seorang mekanik handal yang masuk di sebuah perusahaan industry mesin.Deo adalah lulusan STM Berkah. Berkat dedikasi yang tinggi,perusahaan tersebut maju dengan pesat Dan ketika perusahaan tersebut membutuhkan tenaga kerja baru,mereka melihat irul yang juga lulusan dari STM Berkah yang memiliki keahlian yang juga tidak kalah dengan deo. Akhirnya, mereka merekrut irul untuk bekerja di perusahaan tersebut.

C. =>Pengertian “Sebab-Akibat”

Sebab-Akibat adalah penalaran yang di mulai dengan mengemukakan fakta yang berupa sebab dan sampai pada kesimpulan yang merupakan akibat.

Contoh paragraph sebab-akibat:

Deo adalah siswa yang pintar.Namun,dia malas mengerjakan tugas sekolah.Setiap ada pekerjaan rumah, deo jarang mengerjakan pekerjaan rumah tersebut.Dan ketika pembagian rapot,nilai deo banyak yang jelek dan orang tua deo memarahinya.
Pengertian “akibat-sebab” Paragraf akibat sebab merupakan kebalikan dari paragraf sebab akibat. Bila kalimat awal pada paragraf sebab akibat adalah mengemukakan penyebab terjadinya akibat di kalimat penjelas, maka pada paragraf akibat sebab, sebab merupakan kalimat penjelas dan akibat berada pada awal paragraf.

Berikut ini adalah contoh dari paragraf akibat sebab:

" Bencana banjir banyak terjadi dimana-mana sekarang. Bencana banjir tidak hanya melanda daerah dataran rendah yang memang sudah menjadi langganan banjir, namun beberapa daerah di dataran tinggi juga dilanda musibah banjir. Kira-kira 20 tahun yang lalu, Bandung termasuk wilayah yang ebas banjir. Namun apa yang terjadi sekarang? setiap musim hujan tiba dan terjadi hujan deras dalam beberapa jam, sudah bisa dipastikan banyak wilayah di Bandung yang tergenang banjir. Begitu juga dengan beberapa wilayah di Sulawesi yang akhir-akhir ini dilanda banjir bandang. Padahal Sulawesi termasuk wilayah dengan jumlah hutan yang tidak bisa dibilang sedikit. Pembalakan hutan secara liar, pembangunan wilayah yang tidak memperhatikan sistem drainase merupakan dua penyebab utama bencana banjir yang banyak terjadi belakangan ini "


Minggu, 24 November 2013

softskill penelitian sosis bakar



TUGAS PERILAKU KONSUMEN
PENELITIAN SOSIS BAKAR














KELOMPOK 3

KETUA          : ANDRI SETIAWAN           (10211810)
Ø  ULZPAH FAUZIAH             (17211221)
Ø  FATIMAH KHAIRUNISSA            (12211731)
Ø  M.IZZUDDIN                                    (14211886)
Ø  JOHANDA WIRADITYA    (19211239)
Ø  MUHAMMAD IKBAL         (14211671)
Ø  AYU NUR AFIYANI                       (11211330)
Ø  INDAH ADIYATI                (13211856)
Ø  WAHYU SUPRIADI                        (17211343)


KATA PENGANTAR

Puji syukur  kepada Allah S.W.T yang telah memberikan kelancaran pada tugas penelitian kami, yang berjudul “PENELITIAN SOSIS BAKAR”.
Terimakasih juga kepada pihak-pihak yang telah berpartisipasi dalam penelitian yang kami jalani, sehingga penelitian kami selesai dengan cukup lancar.
Kami ucapkan terimakasih secara khusus kepada:
1.      Dosen Perilaku Konsumen (softskill), M.Syahwildan
2.      Para konsemen yang sudah membeli sosis kami
3.      Anggota kelas 3EA18
Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas matakuliah Perilaku Konsumen . Kami menyadari makalah ini masih jauh dari kesempurnaan meskipun demikian semoga makalah ini dapat memberikan manfaat.




DAFTAR ISI



COVER
KATA PENGANTAR ……………………………………………………………………..            1
DAFTAR ISI ……………………………………………………………………………….            2
ABSTRAK ………………………………………………………………………………....            3
BAB1. PENDAHULUAN    …………………………………………………………….... 3
1.1              LatarBelakang             ……………………………………………………………… 3
1.2              RumusanMasalah        ……………………………………………………………… 3
1.3              Tujuanpembahasan      ……………………………………………………………… 3
BAB 2. PEMBAHASAN      ……………………………………………………………… 4-5
BAB 3. PENUTUP    ……………………………………………………………………… 6
3.1       Kesimpulan     ……………………………………………………………………… 6




ABSTRAK

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perilaku konsumen terhadap produk sosis bakar biasa dengan sosis bakar mayones.

BAB 1. PENDAHULUAN

Syarat yang harus dipenuhi oleh perusahaan agar dapat sukses dalam persaingan  adalah berusaha mencapai tujuan untuk menciptakan dan mempertahankan pelanggan ( Levitt, 1987).
Dengan demikian perusahaan atau seorang produsen harus berupaya menghasilkan barang dan jasa yang diinginkan  konsumen dengan harga yang pantas (reasonable) dan menciptakan brand image di tengah situasi perdagangan yang sangat ketat dan daya beli konsumen yang terbatas karena dampak dari kondisi perekonomian negara yang belum stabil.
Perusahaan harus  benar – benar memahami perilaku  konsumen  yang  berkaitan dengan memberikan kepuasan secara lebih  baik kepada konsumennya ( kotler, et al. 1996).
Perilaku konsumenitu sendiri merupakan tindakan–tindakan individu yang secara langsung terlibat dalam usaha memperoleh, menggunakan, dan menentukan produk dan jasa, termasuk proses  pengambilan keputusan yang mendahuluin dan mengikuti ntindakan­tindakan tersebut .
Keputusan konsumen dalam membeli suatu produk selalu melihat kualitas dan  harga. Konsumen beranggapan jikasuatu produk sudah terkenal maka harganya sedikit lebih mahal dibandingkan dengan produk lain sejenis yang belum terkenal.

1.1  LatarBelakang
Sosis bakar merupakan salah satu menu kuliner yang enak dengan  harga terjangkau, Sosis yang akan kami teliti yaitu perbandingan antara sosis bakar biasa dengan sosis bakar mayones.

1.2  RumusanMasalah
1.      Mengapa sosis bakar yang menjadi objek penelitian?
2.      Apa yang membedakan sosis bakar mayones dengan sosis bakar biasa, dari segi rasa, harga, maupun tampilan?

1.3  Tujuanpembahasan
      Tujuan dari pembahasan Penelitian Sosis Bakar adalah untuk meneyelesaikan Tugas yang di berikan dosen.


BAB 2. PEMBAHASAN
2.1  Mengapa sosis bakar menjadi objek penelitian?
Mengapa harus sosis bakar? Karena sosis bakar adalah salah satu menu kuliner yang banyak digemari oleh setiap kalangan, baik anak-anak, remaja, maupun dewasa. Dan harganya pun cukup terjangkau  untuk semua kalangan.

2.2  Perbadaan sosis bakar biasa dengan sosis bakar mayones
Yang membedakan dari kedua sosis ini adalah bentuk sosis, aneka rasa sosis, harga, ukuran, dan penampilan.
Bisa kita lihat dari table berikut:
Ø  Sosis bakar biasa

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4x-Yz6DulT_3UWwU0rydZXqBi6zHjKUQ2OK2L4loNuXQjQ4iTPS1pUUPTsmlBrIRXfXYfjEePu2-34AK_1888-1ROKgT2EnfyLjQ-uJeSl21CPxRK4xUyLcnWWNn0MgMj4K-aJl_Gu04/s320/07022013709.jpg
Rasa / level pedas
Harga
Level bocah   (tidakpedas)


Rp 1.500,00
Level merem  (sedikitpedas)
Level melek   (pedas medium)
Level melotot (pedas)
Level nangis   (sangatpedas)

Bisa kita perhatikan dari tabel diatas, dari segi harga tidak ada perbedaan walaupun dengan rasa yang berbeda-beda.
Bumbu yang digunakan dalam pembuatan sosis bakar biasa adalah saus, kecap, dan sambal kacang. Cara pengemasan pun hanya menggunakan plastic bening ukuran 1/4kg. bila kita lihat sedikit tidak menarik.


Ø  Sosisbakarmayones

Tampilan
Rasa
Ukuran
Harga
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhl7rbBgPANd56DZCCICavurAlGbOyLxUJ1pNRsZHviMCfpKYANRCQ4nk1xlfU5pDe5L8aY2xLVEw-lxvP-DrUKA8c97icBfh7gLcqIQX4K26Gm1-JUxk6b8iVuT5dRCiDdns_8fxCxNEs/s200/sosis-bakar-mayonaise.jpg


Sosis bakar saus mayones

17cm


Rp 6.500,00

22cm


Rp 8.000,00
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggELAmSlRXh7_5z07rvA3tz6DUvkm-mLd_UwXOlgQ9AGmunByJehiUm4n3dLueUuSvsj3oIlqF8cMdPcxTvyagPBHtjZpJ1Sl0gpdKXrl45iPl9X3IeOuaNlopa3tN5w1L5sm74fxTaCI/s200/sosisku+2.jpg


Saus mayones +
·   Barbeque




17cm




22cm



Rp 10.000,00




Rp 12.000,00
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6uNf0SZtPd_MVX10khrbD6lTjuuEeLJaHX4-7ER3T1jGeMRA4qPqRSw6-6CxzT2xdNBH7Afa9qAFE8dQW0SFISx32AGCQzwWOK0S2SUu3JrpLtpf-KkkYKl-z4-TlT4PyxseoMPh_MvA/s200/sosis+enak.jpg


·      Pedas

Dari tabel diatas bisa kita simpulkan bahwa sosis bakar mayones lebih menarik dibandingkan sosis bakar biasa, baik dari penampilan, rasa maupun ukuran yang lebih  besar. Walaupun dengan harga yang lebih tinggi.
Sosis bakar mayones yang lebih digemari ialah sosis bakar saus mayones dengan ukuran 17cm, karena walaupun dengan ukuran 17cm konsumen tetap mendapatkan kepuasan rasa yang sama dengan ukuran 22cm, walaupun kuantitas besar sosis berbeda.



BAB 3. PENUTUP
3.1  Kesimpulan
Dalam penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa sosis bakar yang lebih menarik perhatian atau diminati oleh konsumen adalah sosis bakar mayones. Karena dengan harga yang cukup terjangkau, konsumen sudah dapat menikmati sosis bakar dengan kualitas yang tidak mengecawakan.




STRUKTUR ORGANISASI


Kamis, 13 Juni 2013

Tulisan

Jenny said, "When do you go to the beach?"
(Jenny asked me when i went to beach)

Tugas

1. "Do you live in the dorm ," he asked me.
(He asked me whether i lived in the dorm)

2. "I can't pick you up at the airport today." Alice said
(Alice said that i couldn't pick you up at the airport that day.

  1. Pengusaha Kena Pajak “D” mengimpor Barang Kena Pajak yang tergolong Mewah dengan Nilai Impor sebesar Rp5.000.000,00 Barang Kena Pajak yang tergolong mewah tersebut selain dikenai PPN juga dikenai PPnBM misalnya dengan tarif 20%.
    Penghitungan PPnBM yang terutang atas impor Barang Kena Pajak yang tergolong mewah tersebut adalah:
                    
    1. Rp. 1.000.000.-
    2. Rp. 1.500.000.-
    3. Rp. 1.002.000.-
    4. Rp. 1.800.000.-

Jawaban : (A) PPn BM = 20% x Rp5.000.000,00 = Rp.1.000.000.-

  1. Kemudian PKP “D” menggunakan BKP yang diimpor tersebut sebagai bagian dari suatu BKP yang atas penyerahannya dikenakan PPN 10% dan PPnBM dengan tarif misalnya 35%.
    Oleh karena PPnBM yang telah dibayar atas BKP yang diimpor tersebut tidak dapat dikreditkan, maka PPnBM sebesar Rp1.000.000,00 dapat ditambahkan ke dalam harga BKP yang dihasilkan oleh PKP “D” atau dibebankan sebagai biaya.
    Misalnya PKP “D” menjual BKP yang dihasilkannya, maka penghitungan PPn BM yang terutang adalah :

    1. Rp. 17.500.000.-
    2. Rp. 18.500.000.-
    3. Rp. 17.600.000.-
    4. Rp. 18.600.000.-

Jawaban : (A) PPn BM = 35% x Rp50.000.000 = Rp. 17.500.000.-

  1. Berapakah tarif terendah dalam PPNBM :

    1. 5%
    2. 10%
    3. 15%
    4. 20%

Jawaban : (B)

4.  Berapakah tarif tertinggi dalam PPNBM  :


A.     100%
B.     150%
C.    200%
D.    250%

Jawaban : (C)

5.  Berapa persenkah tarif PPNBM atas ekspor BKP yang tergolong mewah adalah :
            
           A. 5%
           B. 10%
           C. 0%
           D. 20%

     Jawaban : (C)

6.  Apa kepanjangan dari PPNBM :
          
           A. Pajak penjualan atas barang mewah
           B. Pajak pembelian atas barang mewah
           C. Pajak penjualan atas bawang merah
           D. Pajak pembelian atas bawang merah

     Jawaban : (A) 

7. Ada berapa peristiwa PPNBM terutang ?

          A. 1
          B. 2
          C. 3
          D. 4

     Jawaban : (B)

8. Manakah yang tidak termasuk dalam barang mewah :

         A. sepeda motor
         B. pensil
         C. rumah
         D. mobil

    Jawaban : (B)

9. Manakah yang termasuk dalam barang mewah ;

        A. pensil
        B. penghapus
        C. mobil
        D. sendal jepit

     Jawaban : (C)


10. Pengusaha Kena Pajak “D” menimpor Barang Kena Pajak yang tergolong Mewah         dengan Nilai Impor sebesar Rp. 50.000.000,00 Barang Kena Pajak yang tergolong mewah tersebut selain dikenakan PPN juga dikenakan PPnBM misalnya dengan tarif 20% (dua puluh persen).
      Penghitungan PPnBM yang terutang atas impor Barang Kena Pajak yang tergolong mewah             
      tersebut adalah :

A.     Rp. 10.000.000.-
B.     Rp. 11.000.000.-
C.    Rp. 12.000.000.-
D.    Rp. 13.000.000,-

       Jawaban : (A) PPn BM = 20% x Rp. 50.000.000,00 = Rp. 10.000.000,00


Rabu, 12 Juni 2013

tulisan softskill

jenny said,"when do you go to the beach?"
(jenny asked me when i went to beach?)

tugas softskill

- do you live in the dorm,"he asked me"
(He asked me whether i lived in the dorm)
- i can't pick you up at the airport today. "alice said that i couldn't pick you up at the airport that day"